Terpopuler: Ketakutan Jepang Jadi Nyata-Remaja Ditemukan Tanpa Kepala

0 0
Read Time:58 Second

Tokyo, MCP— Jepang enggan buru-buru membuka pintu perbatasan untuk wisatawan asing. Rasa takut itu pun terbukti karena saat ini kasus COVID-19 di sana kembali meningkat.
Perdana Menteri Fumio Kishida menahan diri untuk tidak memulai kampanye pariwisata. Tadinya Kishida mengatakan akan mengupayakan promosi pariwisata di awal bulan ini.

“Kami akan menanggapi meningkatkanya kasus COVID-19 dengan kesadaran dan kehati-hatian yang kuat,” ujar Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Seiji Kihara.

Kasus COVID-19 di Jepang telah menurun sejak Februari. Tetapi panel ahli kementerian kesehatan mengatakan bahwa jumlah infeksi ‘telah berayun’ secara nasional. Ada peningkatan dari minggu ke minggu, mulai dari 29 menjadi 47 kasus di prefektur Jepang.

“Kami ingin lebih memantau keadaan infeksi. Kami belum menetapkan tenggat waktu,” kata Kihara terkait peluncuran rencana promosi pariwisata pemerintah.

Sementara itu, Pemerintah Metropolitan Tokyo meningkatkan peringatan COVID-19 satu tingkat ke level tertinggi kedua dalam skala empat tingkat, dengan mengatakan bahwa infeksi menyebar lagi.

Kebangkitan diyakini berasal dari penurunan kekebalan bagi banyak orang yang menerima suntikan vaksin booster lebih awal dan dari peningkatan prevalensi varian omicron BA.5 yang sangat menular.

“Kami memantau dengan cermat seberapa besar momentum yang dimiliki virus corona,” kata sumber pemerintah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Terpopuler: Ketakutan Jepang Jadi Nyata-Remaja Ditemukan Tanpa Kepala

Comments are closed.

Next Post

Ini Rincian Tarif Baru Tol Soreang-Pasir Koja

JAKARTA, MCP – Penyesuaian tarif di Jalan Tol Soreang-Pasir […]

Like, Subribe, & Coment Now