Tenaga Honorer di Daerah Ini Langsung Diangkat Jadi ASN. Begini Gambaran Kebijakannya

0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Solo, MCP – Pemerintah dan Komisi II DPR RI telah bersepakat untuk mengangkat tenaga honorer K2 pada beberapa daerah menjadi PNS.

Pengangkatan honorer K2 menjadi PPPK secara langsung ini harus memenuhi syarat  yang telah disepakati oleh pemerintah dan DPR RI secara bersama.

Baca juga :

Salah satu syaratnya adalah, pengangkatan honorer langsung menjadi CPNS ini berlaku untuk daerah Papua. Khususnya pada provinsi baru hasil pemekaran.

Selain itu, tenaga honorer yang akan diangkat PPPK harus terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kotamobagu berjudul Khusus Daerah ini Honorer K2 Diangkat PNS, Berikut Pernyataannya dari BKN, hal itu dikatakan Plt Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam rapat kerja di Komisi II DPR RI, Selasa 28 Juni 2022.

“Karena jumlah honorer di Papua tidak banyak, maka mereka bisa terangkut semua menjadi PNS di provinsi baru pemekaran Papua,” kata Bima dikutip, Rabu 29 Juni 2022.

Menurut Bika, usulan tersebut kendapat respon positif dan dukungan dari Komisi II DPR RI. Di mana, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan usulan tersebut selaras dengan semangat dalam draf RUU pembentukan Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan.

Baca juga :

Kata Ahmad, semangat tersebut adalah dengan mengakomodasi orang asli Papua (OAP) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sementara khusus untuk honorer K2 Bima mengatakan apakah hanya orang Papua atau non-OAP bisa diangkat semua menjadi PNS atau tidak, diserahkan teknisnya kepada BKN.

Bima pun menjelaskan jika honorer di Papua terdiri atas OAP dan non -OAP. Karena jumlah honorer K2 di Papua tidak banyak, maka akan diangkat seluruhnya.

Berikut beberapa penambahan pasal dalam RUU yang disepakati pada Pembentukan Provinsi baru pemekaran Papua:

1. Ketentuan mengenai penataan ASN di tiga provinsi baru hasil pemekaran Provinsi Papua diatur dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) dengan ketentuan khusus sebagai bentuk afirmasi.

2. Untuk pertama kalinya pengisian ASN di provinsi baru pemekaran Papua bisa dilakukan dengan penerimaan:

a. CPNS orang asli Papua yang berusia paling tinggi 48 tahun.

b. Pegawai honorer asli Papua yang terdaftar sebagai honorer K2 di BKN menjadi CPNS yang berusia paling tinggi 50 tahun.

c. PPPK

“Jadi, ketentuan usia hanya pertama kali. Bisa juga diberikan waktu lima tahun, selanjutnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Bima.

Baca Juga: 

Akan adanya pengangkatan khusus honorer K2 jadi PNS di tiga calon Provinsi baru pemekaran Papua ini, menjadi angin segar bagi para honorer K2 di daerah setempat. ***

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

2 thoughts on “Tenaga Honorer di Daerah Ini Langsung Diangkat Jadi ASN. Begini Gambaran Kebijakannya

Comments are closed.

Next Post

Siasat Ade Yasin Minta Duit ke Kontraktor demi Suap Auditor BPK Jabar

Jakarta – Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin didakwa […]

Like, Subribe, & Coment Now