4 Anggota Polda Metro Pangkat AKBP dan Kompol Ditahan karena Kasus Brigadir J, Total Jadi 16 Perwira

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

JAKARTA, MCP – Penyidik Inspektorat Khusus (Itsus) menempatkan 16 perwira Polri di tempat khusus (Patsus) atas dugaan pelanggaran etik kepolisian.

Itu karena mereka dianggap tidak profesional dalam menangani tempat kejadian perkara atau TKP pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan jumlah perwira Polri yang ditempatkan di Patsus tersebut bertambah dari hari sebelumnya, Kamis (11/8) yang hanya 12 orang.

“Jumlah sampai dengan hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus),” kata Dedi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (13/8/2022).

Dengan demikian, ada tambahan empat orang yang kini ditempatkan di tempat khusus. 

Dedi menjelaskan, empat perwira menengah atau Pamen yang ditempatkan di Patsus Biro Provost Mabes Polri itu berasal dari Polda Metro Jaya (PMJ).

Penempatan empat Pamen itu dilakukan setelah Mabes Polri melakukan pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan pada Jumat (12/8/2022) malam.

Berita lainnya :

“Empat pamen PMJ itu terdiri tiga AKBP dan satu kompol,” ujar Dedi.

Dengan demikian, kata Dedi, sejauh ini sudah ada 16 orang perwira Polri yang ditempatkan di tempat khusus karena melanggar prosedur penanganan TKP tewasnya Brigadir J.

Sebanyak 16 orang tersebut ditempatkan di dua tempat berbeda, yakni Provost Mabes Polri dan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jabar.

“Jadi enam orang di Mako dan 10 orang di Provost,” ucap Dedi.

Penambahan ini sebagaimana pernah disampaikan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, bahwa ada puluhan personel Polri yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri dalam penanganan TKP Duren Tiga.

Jumlah tersebut, kata Listyo, berkemungkinan akan bertambah seiring penyidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Itsus Polri.

Belakangan, ada tambahan empat orang yang diduga melakukan pelanggaran etik dan tidak profesional dalam penanganan TKP pembunuhan Brigadir J.

Sementara itu, sehari sebelumnya atau pada Jumat (12/8), penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menghentikan dua laporan polisi terkait TKP Duren Tiga yang sebelumnya dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, lalu kemudian ditarik ke Polda Metro Jaya.

Dua laporan polisi itu adalah laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kemudian laporan kekerasan atau ancaman pembunuhan yang dilaporkan anggota Polres Metro Jakarta Selatan dengan korban Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Kasus Korupsi Dana BOS Pandeglang Naik Penyidikan, Jaksa Bidik Tersangka

Pandeglang, MCP – Kejaksaan negeri (Kejari) Pandeglang melakukan […]

Like, Subribe, & Coment Now