Demo BBM Polres Yogya Kerahkan 200 Personel di DPRD

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Yogyakarta, MCP — Polresta Yogyakarta mengerahkan ratusan personel guna mengamankan jalannya demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD DIY, Kota Yogyakarta, DIY, Rabu (7/8) ini.
“Kami menyiagakan 200 personel di lokasi,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo saat dihubungi.

Timbul menerangkan ratusan personel yang disiagakan itu merupakan anggota gabungan dari jajaran Polresta Yogyakarta dan sejumlah Polsek.

Terlepas dari pengerahan anggota ini, dia berharap para peserta aksi mampu menyuarakan aspirasinya tanpa harus merusak fasilitas publik di sekitar Gedung DPRD DIY atau Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta.

“Kita tetap menerima penyampaian aspirasi karena aspirasi itu dari masyarakat. Tetapi aksi agar tetap santun dan tidak merusak fasilitas atau aset-aset negara,” katanya.

Sebelumnya, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MBPI) DIY menyatakan akan menggelar menggelar mimbar bebas dan audiensi bersama DPRD DIY, Kota Yogyakarta, pada Rabu (7/9) ini.

Dalam selebaran pemberitahuan aksi beredar, Aksi MBPI dimulai dari Tugu Pal Putih pukul 10.00 WIB sebelum menuju Gedung DPRD DIY. Selain demo menolak kenaikan tarif BBM, massa rencananya akan turut menyuarakan tuntutan kenaikan upah buruh dan desakan penurunan harga kebutuhan pokok.

Aksi demo penolakan harga BBM juga rencananya dilakukan oleh kelompok massa lain yang berangkat dari Asrama Kamasan, Jalan Kusumanegara, Umbulharjo.

Akun media sosial Gejayan Memanggil mengumumkan aliansi masyarakat akan turun ke jalan hari ini untuk melakukan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.

“Seruan Aksi Tolak Kenaikan harga BBM, mengajak seluruh elemen masyarakat Yogyakarta untuk mengikuti aksi pada Rabu 7 September 2022,” tulis unggahan di akun tersebut.

Berita lainnya :

Titik kumpul massa rencananya berada di Asrama Kamasan, Jalan Kusumanegara, Umbulharjo pukul 10.00 WIB sebelum kemudian bergerak ke titik aksi di Gedung DPRD DIY

“Lawan terus-terusan. Sebarkan! Bawa kawan, persenjatai diri dengan pengetahuan. Tolak Oligarki, jangan mau terus-terusan dikooptasi. Ayo turun ke jalan,” tulis akun itu pada kolom caption.

Admin akun Instagram Gejayan Memanggil sementara mengatakan bahwa aksi kali ini diikuti berbagai elemen masyarakat dan tidak membawa nama Aliansi Rakyat Bergerak (ARB).

“(Aksi) jadi (hari ini). Cuma dari kami tidak bawa nama ARB. Menyatu semua rakyat,” kata admin via direct message akun Instagram.

Peringkat: 1 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

BBM Naik, Gaji Karyawan Kapan Naik?

Jakarta, MCP— Harga BBM naik sejak akhir pekan lalu. […]

Like, Subribe, & Coment Now