Editorial MCP : Kebijakan Menaikan BBM tidak Bijak.

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 21 Second

Jakarta, MCP — Kenaikan BBM sebagai tanda matinya hati nurani pemerintah, pejabat dan para menteri, disaat rakyat bersusah payah untuk bangkit pasca Pandemi Covid19.

Pemerintah sudah tidak lagi berbicara hati nurani, dampak kenaikan BBM akan semakin sulit bagi rakyat untuk bangkit.

Naiknya BBM akan berdampak berbagai bahan pokok naik, Listrik,  tarif ojek online, serta tarif angkutan umum akan ikut-ikutan naik.

Pemerintah gagal mengendalikan semua.

Lucunya kebijakan yang mereka buat adalah program manis yang di suguhi imingan dan harapan, kenaikan harga BBM saat ini tidak membantu menurunkan harga yang semakin hari semakin meroket dan membebani rakyat kecil, pemerintah gampang mengambil kesimpulan subsidi bbm tidak kena sasaran saat ini, pemerintah seperti menelan air ludah sendiri dalam mengambil dan mengeluarkan kebijakan tanpa analisa lapangan yang akurat dan bisa dipertanggung jawabkan demi rakyatnya.

Kebijakan yang kontra terhadap kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Masa pemulihan pandemi saat ini adalah masa dimana masyarakat Indonesia berjuang untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi kurun waktu 2 tahun pandemi covid19 masyarakat tidak bisa melakukan apa-apa.

Rakyat paham kalau subsidi minyak bumi makin membengkak tetapi kebijakan yang diambil saat ini dirasakan tidak pro rakyat bila BBM harus naik dengan kisaran kenaikan harga saat ini.

Berita lainnya :

Pengambilan momentum kebijakan yang tidak tepat menjadikan pemerintah, tertutup mata hati mereka yang sebabkan ketidak cakapan penganalisaan yang tepat untuk kepentingan rakyat Indonesia semakin makmur.Ironi

Semakin gelapnya hati nurani maka apapun keputusannya, dalam menghasilkan kebijakan yang tepat akan menghasilkan produk kebijakan kontra   rakyat kecil.

Analisa yang salah menjadikan tertutupnya hati nurani, realita dan fakta kehidupan masyarakat Indonesia yang semakin hari semakin sulit untuk bertahan hidup.

Editorial

(Slv)

Editor : ayra

Redaksi_mcp

Peringkat: 1 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Tarif Angkot di Bandung Naik, Segini Besarannya

Bandung MCP – Tarif angkutan umum di Kota Bandung mengalami penyesuaian […]

Like, Subribe, & Coment Now