PGRI Tantang Jujur Menteri Pendidikan Nadiem, Jangan PHP Guru Lagi, PGRI Buka 5 Fakta Penghapusan TPG

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:5 Minute, 31 Second

Jakarta, MCP – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) makin gencar mengkritisi penghapusan TPG akibat tidak adanya PPG.

Menurut Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi tunjangan profesi guru (TPG) adalah periuknya para pendidik.

Tidak bisa disamakan dengan tunjangan fungsional yang selama ini jumlahnya tidak seberapa dan dibebankan kepada Pemda.

Dia menegaskan upaya meningkatkan kesejahteraan dan menjaga kualitas guru seperti disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam videonya 

Baca juga : Menteri Pendidikan Nadiem Berjanji Guru Dapat Tunjangan Tanpa Sertifikasi di RUU Sisdiknas

“Kupas Tuntas Isu Kesejahteraan Guru dalam RUU Sisdiknas”, patut diapresiasi. Namun, PB PGRI memberikan beberapa catatan mengenai paparan tersebut : 

1. Tidak ada penghargaan kepada guru

Penghapusan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, kemudian digabung dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional, sesuatu yang memprihatinkan karena tidak ada lagi penghargaan kepada guru yang jumlahnya 3,1 juta orang sebagai sebuah profesi. 

“Profesi lainnya diakui dalam sebuah undang-undang (UU) kok, kenapa guru enggak,” kritik Unifah di Jakarta, Kamis (15/9).

Dia mencontohkan, UU 18/2003 tentang Advokat, UU 29/2004 tentang Praktik Kedokteran, UU 38/2014 tentang Keperawatan, UU 11/2014 tentang Keinsinyuran serta berbagai profesi lainnya.

Penghapusan guru sebagai sebuah profesi, menihilkan pengabdian serta  kerja keras guru yang selama ini dengan tulus ikhlas bertugas di seluruh pelosok negeri untuk mencerdaskan anak-anak bangsa. 

Halaman selanjutnya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

PMR Wira MAN 1 Kota Semarang Meraih Prestasi Tingkat Jateng

Semarang, MCP –Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN […]

Like, Subribe, & Coment Now