Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo : Akan Audit Penggunaan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 25 Second

Jakarta, MCP — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa kepolisian bakal mengaudit soal penggunaan gas air mata yang berujung pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10).
“Tentunya tim akan mendalami terkait SOP dan tahapan-tahapan yang telah dilakukan oleh satgas ataupun tim pengamanan yang melaksanakan tugas pada saat pelaksanaan pertandingan,” kata Listyo di lokasi, Minggu (2/10).

Ia kemudian berkata, “Tentunya tahapan-tahapan yang ada semuanya akan dilaksanakan audit.”

Baca juga : Korban Kritis Tragedi Kanjuruhan 20 Orang, Korban Tewas Terus Bertambah

Listyo menyebut bahwa pihaknya mendapat informasi bahwa aparat kepolisian juga melakukan upaya penyelamatan terhadap pemain dan ofisial, baik dari Arema maupun Persebaya saat kejadian

Informasi ini, kata Listyo, juga akan menjadi salah satu poin yang akan didalami dalam proses investigasi tragedi yang menewaskan ratusan orang itu.

“Semuanya akan kita dalami dan ini akan menjadi satu bagian yang akan kita investigasi secara tuntas, baik dari penyelenggara, dari sisi pengamanan,” ujarnya.

Listyo menyatakan bahwa pihaknya juga akan memeriksa sejumlah pihak untuk bisa mengetahui gambaran tragedi tersebut.

Lebih lanjut, Listyo menyebut tak menutup kemungkinan bahwa insiden ini akan diproses secara hukum jika memang ditemukan unsur pidana di dalamnya.

“Tentunya kalau memang diproses ke pidana siapa yang bertanggung jawab siapa, ya harus kita proses,” ucap Listyo.

Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terjadi usai Arema FC kalah dari Persebaya dengan skor 2-3.

Berita lainnya :

Peristiwa ini disebut bermula saat suporter Arema memasuki lapangan karena tak terima dengan hasil pertandingan yang memenangkan Persebaya.

Polisi merespons dengan mengadang dan menembakkan gas air mata. Tak hanya ke pendukung yang masuk ke lapangan, gas air mata juga ditembakkan ke arah tribun, memicu kepanikan suporter.

Akibat insiden ini, setidaknya 125 orang meninggal dunia.

(dis/has)

Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Presiden FIFA menyampaikan belasungkawa soal tragedi Kanjuruhan Malang

Jakarta, MCP — Presiden FIFA Gianni Infantino turut […]

Like, Subribe, & Coment Now