Resesi Global Ancam Indonesia, 5 Tips Tangkis Hadapi Resesi

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:2 Minute, 38 Second

Jakarta, MCP — Dalam beberapa pekan terakhir, Indonesia sedang berada di tengah bayangan kabar potensi resesi global. Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi resesi global akan mulai terjadi pada 2023, yang disebabkan adanya kenaikan suku bunga secara agresif oleh bank sentral di berbagai negara guna meredam laju inflasi.

Secara sederhana, resesi diartikan sebagai suatu keadaan dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk. Hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang kurang baik, produk domestik bruto yang negatif, dan peningkatan jumlah pengangguran.

Mengutip Lifepal.co.id, Selasa, 11 Oktober 2022 kondisi keuangan ini akan menimbulkan melemahnya kemampuan daya beli masyarakat akibat ketimpangan antara penghasilan yang menurun dan pengeluaran yang tinggi.

Baca juga : Sri Mulyani: Ancaman Resesi Ekonomi Sampai 2023, Kita Harus Waspada

“Keadaan ekonomi yang tidak stabil dalam kurun waktu yang lama juga akan memberi dampak pada kenaikan harga kebutuhan bahan pokok dan naiknya angka kemiskinan. Karena itu, masyarakat perlu memahami pengelolaan keuangan secara optimal untuk dapat meminimalisir dampak dari kemungkinan resesi ekonomi,” kata Co-Founder dari Lifepal.co.id Benny Fajarai.

Agar kamu dapat bertahan di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, berikut tips menghadapi resesi yang dapat kamu mulai lakukan:

Punya dana darurat yang lebih besar

Dana darurat yang kamu perlukan normalnya 3-6 kali pengeluaran bulanan. Tetapi saat resesi dan krisis ekonomi terjadi, tidak akan ada yang tahu kapan hal itu akan berakhir atau kembali ke keadaan semula. Maka dari itu, kamu disarankan untuk memiliki dana darurat yang lebih banyak untuk menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu, sebagai contoh kamu bisa memiliki dana darurat sebesar 12 kali pengeluaran bulananmu.

Wajib memiliki asuransi

Pada situasi ekonomi yang menurun, terdapat potensi pendapatan turun drastis atau bahkan kehilangan penghasilan. Dengan memiliki asuransi, risiko keuangan terganggu akibat sakit, kerusakan kendaraan, dan hal lainnya yang mungkin terjadi dapat ditanggung oleh asuransi, sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir. 

Baca juga : Imbas Resesi Bagi Warga AS, PHK hingga Sulit Beli Rumah

Jangan lupa untuk memastikan asuransi yang dipilih telah sesuai dengan kondisi dan risiko yang paling mungkin terjadi terhadap kamu dan keluarga.

Pastikan memiliki cash flow yang sehat dan baik

Karena ekonomi sedang sulit dan tidak menentu, sangat disarankan untuk kamu mengatur keuangan dengan baik. Pastikan pengeluaran hanya digunakan untuk hal-hal yang memang dibutuhkan, bukan hanya yang diinginkan. Mengatur pengeluaran dan pendapatan secara baik tentu akan membantu keadaan keuangan tetap sehat di tengah badai ketidakpastian ekonomi.

Hindari utang konsumtif atau berjangka panjang

Pada saat resesi terjadi, umumnya suku bunga bank akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Untuk menghindari hal tersebut, kamu disarankan untuk tidak mengambil utang yang konsumtif atau berjangka panjang. Tetapi jika kamu sudah memiliki utang dalam jangka panjang, mulai pikirkan strategi untuk dapat mengatur ulang kembali utang dengan pihak pemberi.

Berita lainnya :

Miliki penghasilan tambahan

Memiliki penghasilan tambahan ketika kondisi ekonomi turun menjadi hal yang penting, saat kondisi resesi ada kemungkinan besar penurunan atau kehilangan penghasilan terjadi. Penghasilan tambahan dapat membantu menjaga kondisi keuanganmu, terlebih jika sumber penghasilan utamamu terhenti akibat dari resesi.

(drdrssm)

MCP News Flash/Play on Youtube

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta mediacyberpendidikan.com +62 821-2071-2031 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

SBY : Ingatkan Dunia Bisa Mengalami Krisis di 3 Sektor

Jakarta, MCP— Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan […]

Like, Subribe, & Coment Now