Awas!Diduga Gagal Ginjal Akut Misterius, Anak-Anak Meninggal Dunia

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

Jakarta, MCP— Puluhan anak di Indonesia meninggal dunia diduga karena penyakit gangguan ginjal akut ‘misterius’.
Mayoritas anak yang meninggal mendapat penanganan yang terlambat karena datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi fungsi ginjal menurun.

Dikutip cnnIndonesia sejumlah temuan kematian yang dilaporkan dinas kesehatan atau Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sejumlah wilayah.

Tercatat 49 anak meninggal akibat penyakit yang kemudian dinamai gangguan ginjal akut progresif atipikal.

Baca juga : Kemenkes Larang Apotek Jual Obat Sirop Sementara

Rinciannya 25 kasus kematian dilaporkan di DKI Jakarta. Kemudian 11 kasus kematian di Bali, satu kasus kematian di Nusa Tenggara Timur (NTT), tujuh kasus kematian di Sumatera Utara, dan lima kasus kematian di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengaku masih belum memiliki detail dan sebaran dari kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal di Indonesia.

“Data detail ada di IDAI yang memang memitigasi langsung kepada anggotanya ya, karena ini masih dalam penelitian penyakitnya,” kata Pelaksana tugas Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes Yanti Herman.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengatakan pihaknya sejauh ini masih mengumpulkan laporan awal. Dengan demikian, detail data terdapat di masing-masing rumah sakit.

“Data lengkap ada di masing-masing rumah sakit ya, kami tidak ada. Karena kami hanya mencatat kejadian awal saja,” ujar Piprim.

Piprim menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemenkes terkait pencatatan dan pelaporan data surveilans. Nantinya Kemenkes diharapkan dapat memberikan detail data yang bersumber dari laporan kasus di seluruh fasilitas kesehatan.

Berita lainnya :

Kendati demikian, IDAI berdasarkan laporan dari anggota per wilayah mencatat kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal di Indonesia mencapai 192 orang per Selasa (18/10).

Lonjakan kasus bulanan tertinggi tercatat terjadi pada September 2022 dengan 81 kasus yang dilaporkan.

(khr/fra)

MCP News Flash/Play on Youtube

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta mediacyberpendidikan.com +62 821-2071-2031 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peringkat: 3 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Presiden: Stadion Kanjuruhan Akan di Runtuhkan, dan Kita Bangun Lagi Sesuai Standar FIFA

Jakarta, MCP — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan […]

Like, Subribe, & Coment Now