Dijebloskan Terkait Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa Pakai Peci dan Baju Oranye

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Jakarta, MCP — Mantan Kapolda Irjen Teddy Minahasa resmi ditahan di ruang tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya mulai Senin (24/10/2022) malam.

Dikutip Kompas, Teddy dibawa dari Gedung Ditrektorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggunakan mobil Toyota Fortuner berwarna hitam pada Senin malam sekitar pukul 20.16 WIB Perwira Tinggi (Pati) Jenderal bintang dua itu tampak mengenakan peci berwarna hitam baju berwarna oranye bertuliskan Tahanan Polda Metro Jaya.

Kedua tangannya pun tampak terborgol.

Sambil dikawal ketat oleh penyidik, Teddy turun dari mobil dan langsung berjalan masuk ke dalam gedung tahanan. Baca juga: Pengacara AKBP Doddy Ungkap Chat Teddy Minahasa Minta Pisahkan Beberapa Gram Sabu Tak ada pernyataan apa pun yang disampaikan oleh Teddy.

Dia hanya terdiam sambil terus melambaikan tangan saat berjalan masuk ke Rutan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan sebelumnya mengatakan bahwa Teddy akan ditahan selama 20 hari kedepan dalam rangka penyidikan kasus narkoba yang menjeratnya.

“Terkait dengan Pak Irjen TM, mulai malam ini sampai 20 hari ke depan dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya terkait narkoba,” ujar Zulpan kepada wartawan, Senin (24/10/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, keterlibatan Teddy Minahasa dalam kasus peredaran narkoba terungkap dari penyelidikan penyidik Polda Metro Jaya.

Baca juga : Menkopolhukam Puji Kapolri Tegas: Bisa Saja Kasus Teddy Minahasa Tidak Diungkap

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan pengedar narkoba dan menangkap tiga warga sipil. Setelah itu, penyidik Polda Metro Jaya melakukan pengembangan dan menemukan keterlibatan dua polisi lain.

Pengembangan penyelidikan pun terus dilakukan sampai akhirnya penyidik menemukan keterlibatan oknum anggota Polri berpangkat AKBP, mantan Kapolres Bukittinggi, hingga Irjen Pol Teddy Minahasa. Sigit pun meminta Kadiv Propam Irjen Syahardiantono menjemput Irjen Teddy Minahasa untuk diperiksa.

Saat ini Irjen Teddy Minahasa masih berada di Patsus Propam Polri.

Polda Metro Jaya kemudian menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus dugaan peredaran narkoba jenis sabu-sabu, termasuk Teddy Minahasa.

Baca juga : Tolak Diperiksa! Irjen Teddy Minahasa, Ingin di Damping Kuasa Hukum

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan, Teddy ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa sebagai saksi pada Kamis (13/10/2022).

Setelah pemeriksaan tersebut, penyidik langsung melakukan gelar perkara pada Jumat pagi.

Berita lainnya :

Dari sana, diputuskan status Teddy sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu.

Teddy dijerat Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2, juncto Pasal 132 Ayat 1, juncto Pasal 55 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati dan hukuman minimal 20 tahun,” pungkas Mukti.

MCP News Flash/Play on Youtube

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta mediacyberpendidikan.com +62 821-2071-2031 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peringkat: 2 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

6 Perusahaan Umumkan PHK Karyawan, Badai PHK di Mulai

Jakarta, MCP — Badai pemutusan hubungan kerja semakin […]

Like, Subribe, & Coment Now