Guru Honorer Terpaksa Gadaikan Laptop Sekolah dan Mencuri Motor di Pasar, Akibat Tak Digaji 4 Bulan

0 0
Read Time:2 Minute, 2 Second

Suryamalang, MCP – Ahmad Fauzi (25) bukan hanya tersandung kasus hukum, soal penggelapan tiga unit laptop di Sekolah Dasar Negeri Gumuksari Kecamatan Kalisat, Jember Jawa Timur. 

Namun, Pria yang berstatus guru honorer tersebut, juga terbukti melakukan pencurian sepeda motor, yang terparkir depan konter smartphone di Jalan Riau Kecamatan Sumbersari, Jember. 

Selain di lokasi tersebut, pria yang berasal Desa Lembengan Kecamatan Ledokombo ini, juga mencuri sepeda motor yang diparkir di area pasar Sempolan Kecamatan Silo, Jember.

Baca juga : Korupsi BOS di Lingkungan Kemenag Jabar, Rp 22 miliar Uang Negara Dirugikan, Kejati Jabar Amankan Rp. 6,5 Miliar

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengungkapkan modus yang digunakan, kata dia pelaku ini sengaja keliling jalan, untuk mencari kendaraan-kendaran yang diparkir, dengan kunci sepeda motornya masih terpasang di lubang kunci.

“Pada saat menemukan sepeda motor yang kuncinya tertinggal, kemudian dirasa aman, lalu pelaku mendekatinya, dan menyeteter kendaraan lalu dibawa kabur,” ujarnya saat jumpa pers di Mapolres Jember, dikutip Tribun, Jum’at (2/11/2022) 

Baca juga : Diduga Korupsi DAK Rp 1,2 Miliar di 28 SMP, Kepala Dinas Pendidikan Gunung Mas Diamankan

Menurutnya, dari hasil penyelidikan, pelaku mengaku belum sempat menjual dua unit motor Honda Beat merah dan Honda Vario putih hasil curian tersebut.
 
“Kendaranya masih belum sempat dijual, jadi masih digunakan oleh yang bersangkutan,” imbuh Hery. 

Dari tangan pelaku , kata Hery, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, yang masih berada di rumah tersangka. 

Baca juga : Transportasi Massal & Layanan Pendidikan Kacau, Serikat Pekerja Prancis Mogok Massal

Atas atas ulahnya tersebut, kata Hery, tersangka dijerat dengan pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian. 

“Dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” pungkasnya. 

Berita lainnya :

Diberitakan sebelumnya, tersangka menggadaikan tiga unit laptop milik sekolah, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

Selain itu, juga tersangka menjadi guru honorer baru empat bulan, bahkan belum menerima gaji sama sekali.

(IN)


Media Cyber Pendidikan / www.mediacyberpendidikan.com

Kita semua turut berduka, atas apa yang dialami oleh saudara-saudara kita di area gempa Cianjur. Mari bantu mereka dengan apapun kita mampu, bantuan doa dan donasi akan sangat bermanfaat bagi mereka


Saksikan Video di Bawah Ini:

MCP News Flash/Play on Youtube


Ayo Kita Perduli Anak-Anak Indonesia Tetap Sekolah

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta mediacyberpendidikan.com +62 821-2071-2031 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peringkat: 3 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

2 thoughts on “Guru Honorer Terpaksa Gadaikan Laptop Sekolah dan Mencuri Motor di Pasar, Akibat Tak Digaji 4 Bulan

  1. Miris banget dengan kebijakan guru2 honorer , mereka orang orang memang tanpa tanda jasa, tapi tidak dihargai. Cobalah memanusiakan manusia.

Comments are closed.

Next Post

Fenomena Hantu Banyak Dipercaya Paranormal, Apakah Hantu Itu Ada?

Jakarta, MCP — Terlepas dari sejumlah kesaksian soal fenomena kehadiran hantu […]

Like, Subribe, & Coment Now