Sikap UG, Kasus Pelecehan Seksual  Mahasiswi dengan Cara Damai, Menuai Keprihatinan

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 25 Second

Jakarta, MCP– Asisten Deputi Pelayanan Perempuan Korban Kekerasan Kementerian PPPA Margareth Robin Maya Korwa merasa prihatin dengan sikap Universitas Gunadarma (UG) yang menyelesaikan dugaan kasus pelecehan seksual dengan cara damai. 

“Menyesali jika pihak kampus menyelesaikan kasus ini secara damai,” kata dia kepada awak media, Sabtu (17/12). 

Dia mengatakan pihak UG seharusnya menempuh upaya hukum menyelesaikan dugaan kasus pelecehan seksual seperti menjadi amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). 

Baca juga : 6 Pelajar Kasus Perundungan SMK Kepada Juniornya di Cilincing, Ditetapkan Jadi Tersangka!

Menurut Margareth, penegakan hukum satu di antaranya diharapkan memunculkan efek jera kepada para terduga pelaku. 

“Demi tegaknya hukum yang adil dalam arti  untuk memberikan efek jera dan mencegah adanya kasus lain,” tegas Margareth.

Toh, katanya, upaya penyelesaian dugaan kasus pelecehan seksual memiliki syarat ketat dan tidak dikabulkan sekadar permintaan maaf. 

“Pelaku harus benar-benar sadar dan mau mengikuti program rehabilitasi dan minta maaf untuk membebaskan dirinya dari jeratan hukum,” katanya.

Baca juga : Data (DP3AP2KB) 87 Persen Perempuan dari 1.125rb Kasus Jadi Korban Kekerasandi Jateng,

Margareth mengatakan UG ke depannya bisa berpedoman kepada Peremendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi dalam menangani kasus pelecehan seksual. 

“Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 ini sangat progresif dalam hal pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang berperspektif korban,” katanya. 

Sebelumnya, heboh video seorang pria yang mengalami perundungan di UG, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu. 

Berita lainnya :

Pria yang mengalami perundungan disebut sebagai terduga pelecehan seksual sehingga para mahasiswa di UG bereaksi. 

Namun, Polres Metro Depok mengatakan pelaku dan korban pelecehan seksual terhadap mahasiswi UG menempuh jalan damai. Kasus perundungan dan pelecehan seksual tak dibawa ke ranah hukum. 

(ast)



Peringkat: 4 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

(Mendikbudristek) Nadiem" Semakin Dini Pendidikan Anti Korupsi Lebih Baik, Pendidikan Karakter yang Paling Dasar Adalah Kejujuran"

Jakarta, MCP — Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan […]

Like, Subribe, & Coment Now