Piala Dunia 2022 Sukses, Qatar Senang Bisa Kenalkan Nilai dan Budaya Sebagai Negara Islam ke Dunia.

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:2 Minute, 21 Second

Jakarta, MCP — Penguasa Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, menyatakan telah memenuhi janji mengadakan Piala Dunia 2022 yang “luar biasa”.
Sheikh Tamim berterima kasih kepada FIFA dan setiap pihak terkait karena telah memberikan Qatar kesempatan sebagai tuan rumah Piala Dunia. Hal itu, tuturnya, memberikan kesempatan bagi Qatar mengenalkan nilai dan budaya sebagai negara Islam ke dunia.

Melalui kicauannya di Twitter, Sheikh Tamim juga memberikan penghormatan kepada setiap timnas yang bertanding di Piala Dunia 2022 dan penggemar bola karena memeriahkan pesta bola dunia empat tahunan ini.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada timnas Argentina atas kemenangan di Piala Dunia Qatar 2022 dan juga timnas Prancis untuk kemenangan kedua,” ucap Sheikh Tamim pada Minggu (18/12).

Baca juga : Miss Kroasia Nekat Tampil Seksi saat Nonton Pertandingan Piala Dunia di Qatar

“Kami telah memenuhi janji kami untuk menyelenggarakan kejuaraan luar biasa oleh negara-negara Arab, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat dunia untuk belajar tentang kekayaan budaya kami dan orisinalitas nilai-nilai kami,” paparnya menambahkan.

Sebelum Piala Dunia 2022 berlangsung, Qatar sebagai tuan rumah terus dihujani kritikan soal hak asasi manusia (HAM).

Beberapa timnas negara Barat seperti Jerman dan Inggris bahkan menyeret kampanye mendukung kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender plus (LGBTQ+) ke gelaran Piala Dunia 2022. Sebab, Qatar merupakan negara yang menerapkan hukum Islam sehingga menentang kaum LGBTQ+.

Baca juga : Jejak Penampilan Argentina di Final Piala Dunia Sepanjang Masa

Meski menentang, Qatar tidak memberikan larangan bagi kaum LGBTQ+ untuk menonton pertandingan Piala Dunia 2022. Negara yang disebut paling demokratis di Timur Tengah itu hanya melarang keras segala jenis atribut berbau LGBTQ+ terutama selama gelaran Piala Dunia 2022 berlangsung.

Para penonton juga diwajibkan menghargai budaya setempat dengan berpakaian rapi dan sopan hingga larangan mengkonsumsi minuman alkohol.

Qatar disebut menghabiskan dana lebih dari US$200 miliar untuk membangun sejumlah stadion dan infrastruktur baru untuk Piala Dunia 2022 ini. Namun, Qatar terus dirundung kritik tanpa henti akibat laporan ratusan pekerja konstruksi meninggal selama proses pembangunan tersebut.

Akhirnya, Ketua Piala Dunia 2022 Qatar, Hassan Al-Thawadi, mengakui sekitar 400 sampai 500 buruh migran meninggal dunia saat membangun proyek-proyek infrastruktur terkait ajang bergengsi itu.

Baca juga : Dibayangi ‘Resesi Seks’, Kenapa Perempuan Korsel Tidak Mau Menikah?

Selama mempersiapkan Piala Dunia, Qatar membangun tujuh stadion, hotel, dan memperluas bandara negara, jaringan kereta api, serta jalan raya.

Pemerintah Qatar selalu mengaburkan kabar kematian buruh itu. Awal November, seorang pejabat mengatakan dikutip CNN bahwa memang ada puluhan kematian buruh yang membangun stadion Piala Dunia.

Berita lainnya :

Dikutip AFP, Qatar merupakan negara Arab pertama yang berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia dan menurut pemimpin FIFA Gianni Infantino adalah “yang terbaik”.



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Presiden Jokowi Sumpah Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Jakarta, MCP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyematkan tanda pangkat […]

Like, Subribe, & Coment Now