Waspada Gejala Stroke Intai Semua Usia, Kenali Tanda-Tandanya

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:2 Minute, 19 Second

Jakarta, MCP– Serangan otak mendadak atau stroke merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Stroke adalah kondisi ketika pasokan darah ke otak mengalami pengurangan hingga gangguan akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Stroke dapat menyerang semua kalangan usia, termasuk generasi muda. Adapun faktor risiko utamanya, yakni hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, penyakit jantung, pengentalan darah, kurang gerak, hingga obesitas.

Rasa Nyeri

Rasa nyeri bukanlah bentuk gejala stroke yang umum. Maka dari itu, segera berhati-hati dan waspada bila mendadak mengalami nyeri di salah satu lengan, kaki, sebagian wajah, atau dada maka.

Baca juga : Ingin Aktifkan Kembali Kepesertaan BPJS Kesehatan?, Ini Cara dan Syaratnya

Salah satu studi menemukan bahwa sekitar 62 persen wanita yang lebih sering mengalami gejala stroke non-tradisional dibandingkan pria. Disebutkan, salah satu gejala yang umumnya dirasakan adalah rasa nyeri.

Gangguan Penglihatan atau Pandangan Kabur

Stroke dapat menyebabkan penglihatan menjadi ganda, kabur, atau bahkan hilang kemampuan penglihatan pada salah satu mata. Namun, gejala ini mungkin tidak menonjol, seperti lemahnya otot wajah, lengan, dan gangguan bicara yang umumnya sering terlihat pada penderita stroke.

Sakit Kepala Akut

Sakit kepala yang terjadi secara mendadak adalah salah satu gejala utama stroke. Menurut sebuah studi yang melibatkan 588 pasien, orang yang mengalami sakit kepala sebagai gejala awal stroke cenderung berusia lebih muda dan memiliki riwayat migrain.

Baca juga : Amerika Pertahankan Persyaratan Tes Covid dari China, China Ancam Lakukan Balasan Karena Bermuatan Politis

Wajah Murung

Otot wajah yang melemah secara tiba-tiba di salah satu sisi bisa menjadi salah satu gejala utama stroke. Biasanya, dokter akan meminta pasiennya tersenyum atau memperlihatkan gigi untuk mengetahui gejala stroke. Bila jika salah satu sisi wajah tak bergerak, kemungkinan besar seseorang terkena stroke.

Kehilangan Keseimbangan

Gejala mual atau susah berjalan sering diabaikan karena hanya dianggap sebagai kelelahan atau mabuk, padahal kehilangan keseimbangan adalah salah satu gejala stroke.

Lengan dan Kaki Lemas

Ketika terserang stroke, wajar jika salah satu lengan, kaki, atau keduanya mendadak lemas au lunglai, mati rasa, hingga lumpuh. Bahkan, bisa jadi sisi tubuh yang lumpuh berkebalikan dengan bagian otak yang terserang stroke.

Baca juga : Tolak Ukur Emosional yang Rendah Tapi Punya Kecerdasan yang Tinggi, Berikut Penjelasannya

Untuk mendeteksi awal gejala stroke, cobalah angkat kedua lengan dengan posisi yang berjajar selama 10 detik. Jika salah satu lengan sedikit ke bawah, hal itu dapat mengindikasikan adanya lemah otot atau salah satu gejala stroke. Selain itu, pemeriksaan juga bisa dilakukan dengan membuka kedua mata sambil mengangkat setiap kaki secara bergantian untuk melihat apakah tingginya sejajar atau tidak.

Berita lainnya :

Susah Bicara dan Sering Linglung

Stroke dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dirinya melalui kata-kata atau memahami perkataan orang lain. Guna mendeteksi risiko stroke, biasanya dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan sederhana, seperti meminta pasien mengucapkan satu hingga dua baris kalimat.



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Ditangkap Nyabu Polisi Berpangkat Kombes di Sebuah Hotel Jakarta

Jakarta, MCP – Polisi berpangkat komisaris besar (kombes) […]

Like, Subribe, & Coment Now