Krisis Pendidikan Seks, PA Ponorogo Menerima 191 Permohonan Anak Menikah Karena Hamil Duluan

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 20 Second

Jakarta, MCP – Baru-baru ini heboh soal Pengadilan Agama (PA) Ponorogo menerima 191 permohonan anak menikah dini selama 2022. Sebagian besar alasan dispensasi nikah itu karena anak hamil duluan dan melahirkan.
Dikutip dari detik, sebanyak 184 permohonan dispensasi nikah diajukan anak berusia 15-19 tahun. Sementara 7 perkara sisanya berusia di bawah 15 tahun.

Banyaknya kasus pernikahan dini menunjukkan bahwa pergaulan bebas bagi anak di bawah umur cukup tinggi. Lantas, apakah hal ini menandakan bahwa Indonesia mengalami krisis edukasi seks?

Plt Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KemenPPPA), Rini Handayani, SE MM, mengungkapkan bahwa edukasi seks yang sudah diterapkan memang belum berjalan secara optimal.

Baca juga : Anak Berusia 15 Tahun di Brebes, Menjadi Korban Pemerkosaan oleh 6 Pria, Berakhir Damai

Dikatakan Rini, hal tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya kerap dianggap tabu oleh masyarakat mengenai pembahasan yang merujuk edukasi seks atau kesehatan reproduksi (kespro).

Karena hal itu, upaya pemerintah tentunya harus menguatkan pendidikan terkait kespro kepada anak-anak Indonesia. Namun, dinyatakan Rini, tugas tersebut merupakan bagian dari Kementerian Pendidikan.

Baca juga : Guru Modern Membiasakan Anak Berpikir Kritis, bukan Metode Ceramah

“Padahal kan ada memang bahasa-bahasa yang memang anak-anak harus dijelaskan. Foto-fotonya kenapa perdarahan itu di mana terjadi kehamilan. Di mana nanti akibat kematian ibu anak, ini banyak nih dari data Kesehatan,” ucapnya saat ditemui di KemenPPPA, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2023).

Berita lainnya :

“Memang kita harus menguatkan pendidikan kespro, itu tentu saja dari kementerian pendidikan. Kita sudah punya generasi genRe itukan juga menyuarakan kespro. Dan kami punya forum anak yang ada juga,” imbuhnya lagi.

(suc/naf)



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Luhut : Kami Terima Tidak Mengganggu Perekonomian Indonesia

Jakarta, MCP – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi […]

Like, Subribe, & Coment Now