Pesepakbola Brasil Alves Ditangkap Kepolisian Barcelona di Kasus Pelecehan Seksual

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 34 Second

Jakarta, MCP – Xavi Hernandez meluruskan komentarnya terkait pelecehan seksual yang dilakukan Dani Alves. Dia menegaskan sama sekali tak bermaksud mengabaikan korban.
Alves ditangkap Kepolisian Barcelona, Jumat (20/1/2023). Pesepakbola Brasil itu diringkus karena kasus pelecehan seksual kepada seorang perempuan.

Peristiwa itu terjadi di sebuah klub malam terkenal di Barcelona pada akhir 2022. Alves mengundang perempuan itu ke ruang VIP dan memulai aksi bejatnya.

Baca juga : Timnas Indonesia Ranking FIFA Menyedihkan

Dani Alves tidak hanya meraba-raba korban, tapi juga memaksa oral seks kepadanya. Pemain yang kini berseragam klub Meksiko UNAM itu juga bertindak kasar kepada korbannya.

Xavi, yang kini melatih Barcelona dan mantan rekan satu tim Alves, sempat berkomentar kasihan kepada pria asal Brasil itu. Namun, apa yang dikatakan Xavi diterjemahkan seperti tidak berpihak kepada korban.

“Sulit untuk mengomentari situasi seperti ini. Saya terkejut dan shock. Saya benar-benar tidak menyangka,” kata Xavi Hernandez, dikutip dari Marca.

“Keadilan akan memutuskan apapun itu, kami tidak bisa ikut campur. Saya merasa sedih padanya. Saya terkejut,” ujarnya soal penangkapan Dani Alves.

Baca juga : Presiden: Stadion Kanjuruhan Akan di Runtuhkan, dan Kita Bangun Lagi Sesuai Standar FIFA

Perempuan yang dilecehkan Alves langsung ke rumah sakit dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dia membawa bukti pakaian yang dikenakan pada saat kejadian, serta hasil medis pemeriksaannya.

Alves masih harus menjalani proses hukum sampai vonis pengadilan diterimanya. Paspornya ditahan aparat dan dirinya bisa berakhir di jeruji besi.

Xavi kemudian meluruskan pernyataannya setelah Barcelona mengalahkan Getafe dalam lanjutan LaLiga spanyol. Dia mengaku lupa membahas soal korban.

Berita lainnya :

“Apa yang saya katakan tentang Alves disalahartikan, mungkin saya tidak cukup kuat. Saya abaikan korban, semua perbuatan itu harus dikutuk, baik Alves atau orang lain yang melakukannya. Saya minta maaf, itu sangat disayangkan,” kata Xavi kepada Sport.

“Ini topik yang sangat sulit, tapi saya lupa membicarakan para korban. Semua jenis tindakan ini harus dikutuk, baik dalam kekerasan gender maupun pemerkosaan,” tegasnya.

(RY)



Peringkat: 3 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Safari di Jurug Jebres Solo, Presiden Jokowi Ajak Cucu Jan Ethes

Jakarta, MCP –– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak […]

Like, Subribe, & Coment Now