Korlantas Polri Kaji Moge dapat Akses di Tol

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

Jakarta, MCP — Korlantas Polri menjelaskan sedang mengkaji permintaan motor gede alias moge mendapatkan akses melintasi jalan tol. Hal ini telah diminta klub moge karena berbagai alasan.
Dirregident Korlantas Polri Brigadir Jenderal Yusri Yunus mengatakan kemungkinan akses bagi moge itu belum bisa dikatakan iya atau tidak.

“Saya belum bisa bilang iya atau gak. Memang di luar negeri ada beberapa seperti itu. kendaraan itu bisa masuk golongan cc ke atas, memang sudah ada penyampaian ke kami, tapi kami kaji dulu,” ucap dia di Jakarta, Kamis (26/1).

Yusri menjelaskan hal ini ketika membahas tentang penggolongan SIM C yang dibagi menjadi tiga jenis, C untuk motor di bawah 250 cc, CI 250-500 cc dan CII di atas 501 cc.

Penerapan CI akan dilakukan mulai bulan ini, sedangkan CII diperkirakan tahun depan. Alasannya karena salah satu syarat mendapatkan CII yaitu harus setidaknya memiliki CI selama satu tahun.

Baca juga : LBP, Subsidi Kendaraan Listrik Diumumkan Pekan Depan, Subsidi Motor Listrik Rp 7 juta

Moge masuk tol sebelumnya diminta oleh Motor Besar Club Indonesia (MBCI). Klub ini mengklaim selalu mengeluarkan wacana sama saban tahun selama 10 tahun terakhir bahkan sempat menyurati terbuka Presiden Jokowi.

Alasan permintaan akses masuk tol dikatakan agar tak mengganggu pengguna jalan lain di jalan umum dan membuka potensi wisata karena bisa menarik bikers asing.

Jalan tol di Indonesia tidak untuk sepeda motor berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Walau begitu ada revisi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009 yang mengizinkan motor masuk tol tetapi hanya di jalan tol yang punya ruas khusus.

Baca juga : Pedangdut Seksi Dulu Terkenal, Kini Jualan Ikan

Saat ini satu-satunya jalan tol yang bisa dilintasi motor adalah Jalan Tol Bali Mandara. Moge juga bisa masuk jalan tol Balikpapan dengan Penajam Paser Utara penunjang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bila sudah diresmikan.

Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit sebelumnya mengatakan belum ada urgensi mengizinkan moge masuk tol.

Berita lainnya :

“Apalagi kami ingin mencapai zero fatalities di jalan tol. Keberadaan moge yang bersifat pemakaian umum atau bukan patwal, meningkatkan risiko kecelakaan,” ujar Danang, Selasa (10/1).

(fe)



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Tamara Bleszynski Terus Hadapi Masalah Warisan di Cipanas dan Cianjur

Jakarta, MCP — Tamara Bleszynski masih berjuang menghadapi kemelut […]

Like, Subribe, & Coment Now