Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Beberkan Perjanjian Antara Prabowo-Anies

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second

Jakarta, MCP — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut perjanjian tertulis antara Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih berlaku hingga Pilpres 2024.
Sandi berkata perjanjian itu ditandatangani oleh dirinya, Anies, dan Prabowo sebelum pendaftaran Pilkada DKI Jakarta 2017. Perjanjian itu dilengkapi materai dan disimpan oleh dua petinggi Gerindra, Fadli Zon dan Sufmi Dasco Ahmad.

“Kalau perjanjian itu kan pasti berlaku, berlaku, dan jika tidak diakhiri perjanjian itu akan terus berlangsung,” kata Sandi di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip CNN, Senin (30/1).

Sandi enggan membeberkan isi perjanjian tersebut. Menurutnya, akan lebih etis jika isi perjanjian itu dijelaskan oleh Dasco ataupun Fadli.

Baca juga : Presiden Jokowi Bersama Menhan Prabowo Subianto Resmi Berikan Nama “Maung” Kendaraan Taktis Militer Pindad

Dia juga tak ingin menginformasi apakah perjanjian itu berkaitan dengan kans Anies mencalonkan presiden. Sandi pun tidak menjawab saat ditanya apakah Anies melanggar perjanjian dengan maju di Pilpres 2024.

Sandi hanya berkata dia masih berkomitmen menjalanlan isi perjanjian itu. Dia tak mau bicara apakah Prabowo dan Anies masih menjalankan perjanjian tersebut.

“Saya sih committed. Saya sampai saat ini karena saya tanda tangan, committed dan mungkin yang lain bisa ditanyakan,” ucap Sandi.

Baca juga : Presiden Jokowi Panggil Para Ketum Partai Ke Istana

Sebelumnya, Sandi mengungkap ada perjanjian tertulis antara Prabowo dengan Anies. Hal itu ia sampaikan saat ditanya soal Anies tak maju capres bila Prabowo masih mencalonkan diri sebagai presiden. Namun, hingga kini belum ada pernyataan dari Anies Baswedan tentang perjanjian tersebut. CNNIndonesia.com juga masih berupaya untuk menghubungi Fadli Zon untuk mengkonfirmasi soal perjanjian Anies dengan Prabowo tersebut.

Berita lainnya :

“Sosok Fadli Zon itu yang mungkin cukup sentral akhirnya melihat merumuskan dan meramu dari tiga kubu itu. Saat itu ada Pak Prabowo, ada saya, dan ada Pak Anies,” kata Sandi

(dr)



Peringkat: 4 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Indonesia Tempati Peringkat 110 Indeks Persepsi Korupsi dari 180 Negara, IPK Indonesia Dinilai Terburuk Sepanjang Reformasi

Jakarta, MCP— Transparency International Indonesia (TII) mencatat Indeks […]

Like, Subribe, & Coment Now