Kasus Korupsi Menara BTS 4G Kejaksaan Agung Geledah Kantor PT Pradita Infra Nusantara dan PT Solitech Media Sinergy

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 26 Second

Jakarta, MCP — Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah dua kantor swasta terkait kasus korupsi penyediaan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung 2, 3, 4 dan 5 BAKTI Kominfo.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kuntadi mengatakan penggeledahan dilakukan terhadap PT Pradita Infra Nusantara dan PT Solitech Media Sinergy, pada Selasa (14/2) kemarin.

“Penggeledahan satu di kantor Solitech yang berada di Jalan Hang Lekir dan yang kedua kantor PT Pradita Infra Nusantara. Bertautan konsultan dari BAKTI,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/2).

Ia menyebut penggeledahan dilakukan penyidik lantaran keduanya diduga merupakan konsultan dari Bakti Kominfo. Kuntadi menambahkan kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka untuk memperkuat pembuktian terkait kasus yang tengah berjalan.

Baca juga : Indonesia Tempati Peringkat 110 Indeks Persepsi Korupsi dari 180 Negara, IPK Indonesia Dinilai Terburuk Sepanjang Reformasi

Kendati demikian, Kuntadi masih belum membeberkan secara pasti apa saja hasil sitaan yang telah berhasil diamankan penyidik dalam kegiatan penggeledahan itu.

Dalam kasus ini, Kejagung sebelumnya telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Salah satunya merupakan Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Achmad Latif (AAL).

Sementara sisanya yakni Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia berinisial GMS, Tenaga Ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020 berinisial YS.

Baca juga ” Firli: Korupsi Terjadi Disemua Sektor, Pendidikan juga Dikorupsi

Selain itu Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment Mukti Ali dan Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan.

Kuntadi menjelaskan dalam kasus ini, sejatinya proyek pembangunan menara BTS 4G Bakti Kominfo dilakukan untuk memberikan pelayanan digital di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Berita lainnya :

Dalam perencanaannya, Kominfo merencanakan membangun 4.200 menara BTS di pelbagai wilayah Indonesia. Akan tetapi, kata dia, ketiga tersangka terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dengan merekayasa dan mengondisikan proses lelang proyek.

(ta)



Peringkat: 4 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Mantan Jenderal Richard Akui Was-was Persediaan Senjata Karena Pasok Banyak Senjata ke Ukraina

Jakarta, MCP — Mantan jenderal Angkatan Darat Inggris […]

Like, Subribe, & Coment Now