Cara Daftar SNBP 2023 Melalui Isian Aplikasi Online

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:4 Minute, 51 Second

Jakarta, MCP –Pendaftaran SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) 2023 telah dibuka Selasa, 14 Februari 2023.  Siswa yang telah eligible harus memperhatikan sejumlah ketentuan saat mendaftar SNBP agar dapat lancar hingga tahap finalisasi dan cetak kartu.

Koordinator SNBP 2023, Riza Satria Perdana mengatakan, ada beberapa langkah yang harus dilalui peserta saat mengisi laman pendaftaran SNBP.   

Berikut Tahapan Pendaftaran SNBP 2023:

  1. Login
  2. Validasi data profil
  3. Pemilihan prodi
  4. Pengisian portofolio
  5. Pengisian prestasi
  6. Finalisasi

Riza mengatakan, peserta atau siswa eligible yang telah memiliki akun SNPMB harus melakukan login di laman https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/.  Persyaratan untuk siswa yang diperbolehkan masuk ke aplikasi SNBP 2021 adalah :

  1. Sudah memiliki akun SNPMB yang berstatus permanen
  2. Merupakan siswa eligible yang telah diisikan nilainya secara lengkap dan difinalisasi melalui aplikasi PDSS oleh sekolah
  3. Merupakan siswa lulusan 2023 (Bukan lulusan tahun sebelumnya)
  4. Kemudian memilih aplikasi pendaftaran SNBP

Setelah masuk atau login, di halaman pertama peserta akan masuk ke laman ‘Validasi Data Profil’

“Jika memenuhi persyaratan siswa pendaftaran SNBP 2023, akan muncul halaman profil,” kata Riza.

Baca juga : Pemerintah Kota Depok Akan Gusur Sekolah di Pinggir Jalan Raya Margonda

Di halaman ini, siswa diminta memastikan bahwa semua data yang diisi saat membuat akun SNPMB sudah benar.  “Pastikan semua data sudah benar. Data selain jumlah tanggungan orang tua tidak bisa diperbaiki pada aplikasi pendaftaran SNBP.  Isikan jumlah tanggungan orang tua,” terangnya.

Tahap berikutnya, kata Riza, adalah pemilihan program studi. Di laman ini peserta akan diminta untuk mengisi pilihan-pilihan prodi, baik itu pilihan 1 maupun pilihan 2. 

“Di sebelah kiri ada daftar perguruan tinggi, di sebelah kanan layar ada daftar prodinya. Kalau pilih satu silakan pilih satu prodi, kalau dua silakan pilih dua prodi. Jadi sangat simple memilih prodi, tinggal klik pilihan 1 dan 2,” terangnya.

Namun, kata Riza, ada batasan saat memilih dua prodi.  Yakni salah satu prodi tujuannya haruslah berada di PTN yang ada di provinsi yang sama dengan sekolahnya.

“Kalau sekolahnya ada di Jawa Barat, maka pilihan satu atau duanya harus di pilihan provinsinya.  Selain itu tidak ada batasan,” papar Riza.

Baca juga : Jadi Urutan Pertama Terbaik Sekolah Swasta dari 10 Sekolah Negeri lainnya di Jakarta Pusat

Dalam SNPMB tahun ini juga tidak lagi diberlakukan batasan untuk memilih rumpun sains dan teknologi (saintek) maupun soshum (sosial humaniora).  Siswa dari jurusan apapun di sekolah, baik itu IPA, IPS, Bahasa, maupun jurusan apapun di SMK dapat memilih prodi apapun di SNPMB. 

Meski begitu, kata Riza, siswa tetap harus memiliki tanggung jawab terhadap pilihannya.  Salah satunya dibuktikan dengan wajib melakukan daftar ulang jika peserta lolos di prodi tertentu.  

“Sebab jika tidak mendaftar ulang akan ada sanksi, baik untuk studi siswa maupun sekolah,” tegas Riza.

Cara Memilih Prodi di Pendaftaran SNBP 2023

  1. Tekan menu ‘pilihan’
  2. Pilih PTN/Politeknik Negeri, kemudian pilih program studi
  3. Tidak ada pembatasan pilihan prodi berdasarkan jurusan
  4. Pilihan maksimal dua prodi dengan salah satu merupakan PTN yang berada di provinsi yang sama dengan asal sekolah.  Jika hanya memilih satu prodi, boleh memilih di manapun
  5. Tekan ‘simpan semua pilihan’ jika pilihan sudah benar

Setelah memilih prodi, peserta akan masuk ke tahapan berikutnya, yakni “Pengisian Portofolio”.  Saat masuk ke laman pengisian portofolio, pada laman pemilihan prodi dapat dilihat di sisi kanan layar, ada penjelasan apakah prodi tersebut membutuhkan portofolio atau tidak.

“Nanti masukkan di laman portofolio. Jadi bagi yang pilihan prodinya tidak membutuhkan portofolio bisa diskip laman portofolio. Bisa langsung masuk ke laman prestasi,” ujarnya.

Riza mengingatkan agar peserta memperhatikan kapasitas dokumen video maupun foto yang diunggah, yakni maksimal 100 MB.

Baca juga : Sekolah Swasta vs Negeri, Kok di Adu

“Jangan bablas ukurannya.  Kalau unggah dokumen sudah dilakukan, maka para siswa bisa melakukan pengecekan apakah yang diunggah sudah benar apa belum. Bagi prodi yang tidak membutuhkan portofolio, maka tahap ini bisa diskip,” terangnya. 

Cara Pengisian Portofolio

  1. Hanya diisi oleh siswa yang memilih prodi Seni atau Olahraga yang mengharuskan portofolio melalui menu ‘Portofolio”
  2. Instruksi dan dokumentasi dapat diunduh melalui aplikasi
  3. Silakan unggah portofolio sesuau dengan instruksi
  4. Maksimal file 100 M
  5. Setelah berhasil terunggah, dokumen dapat kembali diunduh untuk pengecekan
  6. Disarankan untuk menggunakan komputer saat melqkukan unggah portofolio
  7. Jangan unggah pada waktu terlalu mepet dengan penutupan pendaftaran SNBP

Berikutnya atau langkah keempat adalah “Pengisian Prestasi”.  Langkah ini bersifat opsional. Tergantung apakah peserta yang memiliki prestasi mau disampaikan atau tidak. “Kalau punya, dibatasi hanya tiga saja. Silakan pilih prestasi terbaik saja,” tandasnya.

Peserta juga diminta untuk memperhatikan deskripsi dari file yang diunggah.  Dalam deskripsi ini, peserta dipersilakan untuk menjelaskan tentang prestasi yang diunggah tersebut.

Tulis deskripsi dengan jelas, ini prestasi apa. Misal juara 3 lomba X tingkat nasional disebutkan semuanya. Sudah ada contohnya, Anda silakan mengikuti itu,” ujar Riza.

Baca juga : Guru Honorer Terpaksa Gadaikan Laptop Sekolah dan Mencuri Motor di Pasar, Akibat Tak Digaji 4 Bulan

Namun menurut Riza, untuk mengunggah prestasi dibatasi hanya sampai pada prestasi tingkat kabupaten atau kota.  Sedangkan untuk seleksi seperti tingkat kecamatan tidak perlu diunggah.

“Perlu diperhatikan file yang diunggah bisa PDF., PNG., JPG. Kalau punya sertifikat silakan difoto. batasannya tetap maksimal 100 MB-nya berlaku,” jelas Riza.

Kemudian tahapan terakhir dan juga terpenting adalah tahapan finalisasi.  Sebab jika tahapan ini tidak dilakukan dengan baik, maka akan dianggap tidak mendaftar atau tidak bisa mengikuti SNBP. 

Berita lainnya :

Tahapan Finalisasi Pendaftaran SNBP 2023

  1. Mohon dibaca disclaimer dengan baik dan benar
  2. Jika siswa sudah melakukan finalisasi semua pengisian data dan pemilihan prodi tidak bisa diganti
  3. Siswa hanya bisa melakukan finalisasi jika sudah mengisi jumlah tanggungan (tanggungan orang tua), memilih prodi, dan mengunggah portofolio (hanya untuk prodi seni dan olahraga)
  4. Kartu registrasi hanya bisa diunduh jika sudah melakukan finalisasi.

Setelah melakukan finalisasi, jangan lupa Sobat Medcom melakukan unduh kartu peserta sebagai bukti kepesertaan di SNBP.  “Kalau belum punya kartu ini artinya anda belum terdaftar. Jadi itu kenapa finalisasi ini merupakan tahap yang cukup penting,” tutup Riza.



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Nikki Haley Calonkan Jadi Calon Presiden AS di 2024

Charleston, MCP — Mantan Duta Besar Amerika Serikat (AS) […]

Like, Subribe, & Coment Now