Christopher Wray Ungkap Mengapa Pandemi Covid-19 Terjadi

0 0
Read Time:5 Minute, 39 Second

Jakarta, MCP — Teka teki asal usul virus Corona akhirnya terjawab? Direktur FBI, Christopher Wray mengungkapkan alasan mengapa pandemi Covid-19 bisa terjadi.

Wray menyebut, FBI telah lama menilai bahwa kebocoran dari lab di Wuhan, China lah yang menyebabkan pandemi Covid-19 terjadi.

“FBI sudah cukup lama menilai bahwa asal-usul pandemi (Covid-19) kemungkinan besar merupakan potensi insiden laboratorium di Wuhan,” kata Wray, Selasa (28/2/2023), dilansir CNA melalui Fox News.

Komentarnya mengikuti laporan Wall Street Journal Minggu lalu.

Baca juga : Jakarta kembali Macet Seperti Sebelum Pandemi COVID-19

Hasil laporan tersebut menyatakan, Departemen Energi Amerika Serikat menilai dengan rendah keyakinan bahwa pandemi diakibatkan oleh kebocoran laboratorium yang tidak disengaja di China.

Empat lembaga lainnya, bersama dengan panel intelijen nasional, masih menilai bahwa pandemi kemungkinan besar merupakan hasil dari transmisi alami, dan dua lainnya belum diputuskan, lapor Journal.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah AS belum mencapai kesimpulan dan konsensus pasti tentang asal mula pandemi.

Wray mengatakan bahwa dia tidak dapat membagikan banyak detail penilaian agensi karena bersifat rahasia.

Dia menuduh pemerintah China “melakukan yang terbaik untuk mencoba menggagalkan dan mengaburkan” upaya Amerika Serikat dan lainnya untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal-usul pandemi.

China Didesak untuk Lebih Jujur

China didesak untuk lebih jujur terkait asal-usul pandemi Covid-19.

Duta Besar AS untuk China, Nicholas Burns mengatakan perlu mendorong China untuk mengambil peran lebih aktif dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jika badan kesehatan PBB ingin diperkuat.

China juga perlu “lebih jujur ??tentang apa yang terjadi tiga tahun lalu di Wuhan dengan asal mula krisis Covid-19”.

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan pada hari Minggu bahwa Departemen Energi AS telah menyimpulkan bahwa pandemi kemungkinan besar muncul dari kebocoran laboratorium China.

Namun, laporan ini langsung dibantah oleh Beijing.

Departemen tersebut membuat penilaian dengan “kepercayaan rendah” dalam laporan intelijen rahasia yang baru-baru ini diberikan kepada Gedung Putih.

Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden, Jake Sullivan, mengatakan pada hari Minggu ada “berbagai pandangan dalam komunitas intelijen” tentang asal-usul pandemi.

“Beberapa dari mereka mengatakan mereka tidak memiliki informasi yang cukup,” kata Sullivan dikutip CNN.

Baca juga : Catat 60.000 Orang Meninggal di Rumah Sakit Akibat Covid-19 di Cina

Diminta untuk mengomentari laporan tersebut, Kementerian Luar Negeri China merujuk pada laporan WHO-China yang menunjuk pada asal alami pandemi, kemungkinan besar dari kelelawar, bukan kebocoran laboratorium.

“Pihak-pihak tertentu harus berhenti mengulangi narasi ‘kebocoran lab’, berhenti mencoreng China dan berhenti mempolitisasi masalah penelusuran asal-usul,” kata juru bicara kementerian luar negeri China, Mao Ning seperti dilansir Tribunnews.com di artikel berjudul FBI Nilai Kebocoran Lab di Wuhan, China jadi Penyebab Pandemi Covid-19.

Pemerintah Inggris Sempat Ingin Bunuh Semua Kucing di Awal Pandemi, Takut Bisa Menularkan Virus

Para menteri di Inggris sempat mempertimbangkan untuk memerintahkan agar semua kucing domestik dibunuh pada awal-awal pandemi Covid-19, kata seorang mantan menteri kesehatan.

Dilansir Daily Mail, Lord Bethell mengatakan kekhawatiran tentang penularan virus melalui hewan peliharaan, mencerminkan betapa sedikitnya informasi yang diketahui tentang Covid-19 saat itu.

Pernyataan itu baru muncul baru-baru ini ketika The Daily Telegraph menerbitkan detail dari lebih dari 100.000 pesan WhatsApp yang bocor antara menteri, pejabat, dan ilmuwan selama pandemi.

Kepada Channel 4 News, Lord Bethell berkata, “Yang tidak boleh kita lupakan adalah betapa sedikitnya yang kita pahami tentang penyakit ini.”

“Ada saat kami sangat tidak jelas tentang apakah hewan peliharaan bisa menularkan penyakit.”

“Faktanya, pada suatu saat ada ide bahwa kami mungkin harus meminta masyarakat untuk memusnahkan semua kucing di Inggris.”

“Bisakah Anda bayangkan apa yang akan terjadi jika kita ingin melakukan itu?” ucap dia.

Baca juga : Amerika Pertahankan Persyaratan Tes Covid dari China, China Ancam Lakukan Balasan Karena Bermuatan Politis

Lord Bethell adalah wakil Matt Hancock di Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial dari tahun 2020 hingga 2021.

The Daily Telegraph menerbitkan kutipan dari lebih dari 100.000 pesan WhatsApp yang dibocorkan ke surat kabar oleh jurnalis Isabel Oakeshott.

Dalam pesan lainnya, terungkap mantan Sekretaris Kesehatan Matt Hancock menolak panggilan Kepala Petugas Medis Chris Whitty untuk melakukan tes Covid-19 ke semua penghuni yang pergi ke panti jompo Inggris pada awal pandemi.

Sir Chris Whitty mengatakan kepadanya bahwa harus ada pengujian Covid untuk ‘semua yang pergi ke panti jompo’.

Tetapi pesan-pesan WhatsApp Hancock menunjukkan bahwa dia tidak mengikuti panduan tersebut, malah mengatakan kepada penasihat bahwa langkah itu memperkeruh suasana.

Mengutip worldometers.info, UK masuk dalam 10 besar negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia.

Lebih dari 24 juta orang di UK positif Covid-19, sementara 200.000 di antaranya meninggal dunia.

Departemen Energi AS: Covid-19 Kemungkinan Besar Berasal dari Kebocoran Lab di Wuhan

Lebih dari tiga tahun sejak pandemi Covid-19 dimulai, asal usul virus itu masih belum diketahui secara pasti.

Namun, Covid-19 kemungkinan besar bocor dari laboratorium di Wuhan, menurut Departemen Energi AS.

Dalam sebuah laporan yang dilihat oleh Wall Street Journal, Departemen Energi AS mengatakan virus corona itu tidak direkayasa sebagai bagian dari program senjata.

Laporan yang diperbarui itu diberikan kepada Gedung Putih dan anggota Kongres.

Sama seperti Departemen Energi AS, pada tahun 2021, FBI juga percaya bahwa kebocoran laboratorium adalah sumber virus yang paling mungkin.

Namun departemen tersebut menambahkan bahwa keputusan ini dibuat dengan tingkat “kepercayaan rendah”.

Sedangkan FBI mencapai kesimpulannya dengan tingkat “kepercayaan sedang”.

Empat agensi AS lainnya masih mengatakan virus itu kemungkinan hasil dari penularan alami.

Baca juga : Presiden Jokowi Putuskan Cabut PPKM, Masyarakat Tetap Waspada Penyebaran Covid-19

Sedangkan dua agensi lainnya, termausk CIA, masih belum memutuskan secara resmi.

Laporan tersebut disusun dengan informasi intelijen baru, studi lebih lanjut literatur akademik dan konsultasi dengan para ahli di luar pemerintah, menurut Wall Street Journal.

Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Gedung Putih, mengatakan masih ada “berbagai pandangan” tentang masalah ini.

Presiden AS Joe Biden telah berulang kali meminta komunitas intelijen untuk mencoba mencari tahu sebanyak mungkin tentang bagaimana pandemi dimulai. dikutip CNN Minggu (05/3/2023) bahwa

“Presiden Biden secara khusus meminta agar laboratorium nasional, yang merupakan bagian dari Departemen Energi, dimasukkan ke dalam penilaian ini karena dia ingin menggunakan setiap alat untuk mengetahui apa yang terjadi di sini,” kata Sullivan.

Di seluruh dunia, ada teori yang saling bertentangan tentang apakah virus itu muncul secara alami atau bocor dari Institut Virologi Wuhan.

Berita lainnya :

Pernyataan resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menurut sebuah laporan yang dirilis pada tahun 2021 adalah bahwa sangat tidak mungkin virus tersebut berasal dari laboratorium Wuhan.

Tetapi WHO tidak sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan itu.

Dikatakan penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa virus itu berasal dari kelelawar yang hinggap ke hewan perantara dan kemudian melompat ke manusia.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus berpendapat bahwa semua kemungkinan hipotesis tentang asal usul virus tetap ada.

Ia juga telah meminta Beijing untuk mengizinkan penyelidikan lebih lanjut.

China sebelumnya menuduh AS mempolitisasi penyelidikan dan “mengkambinghitamkan” negara tersebut atas pandemi Covid-19.



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Pasar Baleendah Kab.Bandung Biasanya Becek, Semrawut, Beberapa Jalan Rusak Lebih Rapi Dari Biasanya, Kedatangan Presiden Jokowi Jalan Mendadak Di Aspal dan Dilapisi Batu Kerikil.

Kabupaten Bandung, MCP- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Baleendah, […]

Like, Subribe, & Coment Now