Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tangkap Chaidir Taufik eks Kepala Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

Jakarta, MCP– Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menangkap eks Kepala Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan (Jaksel), Chaidir Taufik. Chaidir ditangkap di tempat praktiknya di Jakarta Timur.
“Penangkapan oleh Tim Tabur merupakan hasil dari pemantauan yang dilakukan tim intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” kata Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Setiawan Budi Cahyono, dalam keterangan yang disampaikan melalui Kasi Penkum Kejati DKI Jakarta Ade S, dikutip Detik, Selasa (14/3/2023).

Terpidana Chaidir Taufik ditangkap siang ini sekitar pukul 14.00 WIB. Penangkapan tersebut disaksikan oleh istri dan anak Chaidir

“Terpidana saat itu langsung kita bawa ke kantor Kejati DKI Jakarta pada pukul 15.00 WIB,” ujar Setiawan.

Chaidir diketahui berstatus terpidana kasus korupsi. Selama buron, Chaidir terus berpindah-pindah lokasi.

Baca juga : Rektor Udayana Bali Diperiksa Selama 9 Jam dan Dijadikan Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Penerimaan Mahasiswa

Baca juga : Firli: Korupsi Terjadi Disemua Sektor, Pendidikan juga Dikorupsi

“Alhamdulillah Tim Kejati DKI Jakarta berhasil menangkap terpidana, dimana perkara ini sempat mengalami hambatan dikarenakan terpidana belum dapat dieksekusi dan tidak diketahui keberadaanya,” imbuhnya.

Penangkapan tersebut berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomi : 409 K/Pid. Sus/2017 tanggal 20 November 2017, atas nama Terpidana Chaidir Taufik. Chaidir dijatuhi hukuman pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan.

Chaidir adalah terpidana korupsi pembangunan rumah potong ayam pada Sudin Peternakan dan Perikanan Jaksel tahun 2010. Perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara Rp 755,2 juta.

Berita lainnya :

Chaidir dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

(dtk)



Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Mahasiswi Universitas Indonesia Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Pengendara Sepeda Motor

Jakarta, MCP – Seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) […]

Like, Subribe, & Coment Now