Sekjen PKN : Anas Urbaningrum Pasti Tolak Dibenturkan Dengan Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

0 0
Read Time:1 Minute, 32 Second

Jakarta, MCP — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Sri Mulyono mengatakan, Anas Urbaningrum pasti menolak jika dibenturkan dengan Partai Demokrat dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Terpidana kasus korupsi Pembangunan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang Anas Urbaningrum (kiri) mengikuti sidang lanjutan pengajuan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (29/6). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan ahli dari ahli hukum administrasi negara FHUI, Dian Puji Simatupang.

Ia menyebutkan, Anas ingin fokus membangun karier politiknya lagi bersama PKN setelah bebas dari Lapas Sukamiskin.

“Kalau ada pihak-pihak yang berusaha menarik-narik Mas Anas kemudian membenturkan dengan Demokrat dan Pak SBY saya pastikan Mas Anas menolak,” ujar Sri dikutip Kompas, Senin (10/4/2023).

Baca juga : Herzaky : Jenderal Tapi Begal Partai

Ia mengeklaim, Anas sudah menyatakan tak akan melakukan politik balas dendam.

Sebaliknya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu ingin membangun politik damai.

“Kemerdekaan Beliau adalah melanjutkan perjuangan politik yang pernah Beliau lakukan, dan sekarang akan disambung kembali,” kata dia.

Terakhir, Sri menuturkan bahwa Anas tak punya ambisi untuk balas dendam dengan musuh politiknya.

“Tidak ada dendam politik, tidak ada (keinginan) merusak siapa pun, atau menyakiti siapa pun. Ini adalah lembaran baru Mas Anas untuk melanjutkan cita-cita politik yang sempat tertunda 9 tahun 3 bulan terakhir ini,” kata dia.

Baca juga : Menkumham Hargai Upaya Hukum Ditempuh Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kami Tergugat Terkait Kepengurusan Partai Besutan SBY

Anas bakal bebas dari Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023).

Partai Demokrat telah meminta agar tak disangkutpautkan dengan Anas lagi.

Anas menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada 2010-2013.

Berita lainnya :

Ia lantas mengundurkan diri karena tersangkut kasus korupsi proyek Hambalang.

Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menganggap Anas sebagai pihak yang membawa kemunduran bagi Demokrat karena menurunkan elektabilitas partai akibat kasus korupsinya tersebut.


Peringkat: 3 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Sri Mulyani : Kembali Ungkap Ancaman Ketidakpastian Ekonomi Global 2023

Jakarta, MCP — Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, […]

Like, Subribe, & Coment Now