3 Warga Sipil Dilaporkan Tewas Akibat Bentrokan Militer Sudan

0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Khartoum, MCP — Setidaknya tiga warga sipil dilaporkan tewas dalam bentrokan antara tentara Sudan dan pasukan paramiliter di ibu kota Khartoum. Sementara 27 lainnya dilaporkan terluka.

Serikat dokter negara itu mengatakan, kematian itu terjadi selama pertempuran berkelanjutan pada Sabtu 15 April 2023. Kedutaan besar Inggris dan Amerika Serikat (AS) di kota itu memperingatkan warganya untuk tetap tinggal di dalam rumah.

“Setidaknya, tiga orang dilaporkan tewas dalam pertempuran hari ini,” sebut pernyataan serikat dokter Sudan.

Bentrokan antara tentara Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) sedang berlangsung di sekitar istana kepresidenan dan Bandara Internasional Khartoum saat kedua belah pihak berebut untuk menguasai situs simbolis.

Baca juga : Dokumen Militer Amerika Serikat Bocor Inggris Kirim 50 Pasukan Khusus ke Ukraina

Kedua pihak menjalin kemitraan setelah penggulingan mantan pemimpin Omar al Bashir pada 2019. Tetapi bos militer Jenderal Abdel Fattah al-Burhan telah menjadi presiden de facto negara itu sejak kudeta militer pada Oktober 2021.

Kesepakatan baru yang ditandatangani akhir tahun lalu seharusnya membuka jalan menuju pemilu yang demokratis, tetapi kekerasan Sabtu meletus setelah berminggu-minggu ketegangan meningkat.

Kepala RSF Mohamed Hamdan Dagalo, lebih dikenal sebagai Hemedti, menyebut Jenderal Al-Burhan sebagai “penjahat” dan menuduh pasukannya melakukan kudeta.

Jet tempur telah terlihat di atas kota dan dua maskapai besar, maskapai Saudi milik negara Saudia dan Egyptair Mesir, telah menangguhkan penerbangan masuk dan keluar sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga : Dampak Kasus Rafeal Alun, Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro Penuhi Panggilan KPK Klarifikasi Hartanya Sebesar Rp14 Miliar

Warga berkemah di rumah mereka saat asap hitam dari tembakan senjata berat menutupi area ibu kota, dengan warga sipil yang terluka mulai berdatangan ke rumah sakit.

Orang-orang menggambarkan suasana kacau di Khartoum dan kota kembarnya Omdurman saat tembakan terdengar di lingkungan padat penduduk.

“Api dan ledakan ada di mana-mana,” kata Amal Mohamed, seorang dokter di rumah sakit umum di Omdurman, seperti dikutip Sky News.

Berita lainnya :

“Semua berlari dan mencari perlindungan,” ucapnya.

Warga Khartoum lainnya, Abdel-Hamid Mustafa, mengatakan tentara saling menembak di jalanan.

“Kami belum pernah melihat pertempuran seperti itu di Khartoum sebelumnya,” katanya.

Pertempuran dimulai pada Sabtu pagi di Khartoum selatan dan menyebar ke seluruh kota.


Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

KPK Tetapkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana Tersangka Suap Proyek Bandung Smart City

Jakarta, MCP — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali […]

Like, Subribe, & Coment Now