Pendidikan Keluarga Ajarkan Tentang Karakter dan Penanaman Sikap Baik

0 0
Read Time:4 Minute, 7 Second

Jakarta, MCP – Seorang anak pertama kali mendapatkan pendidikan di lingkungan keluarga oleh orang tua mereka. Pendidikan dalam keluarga mengajarkan tentang karakter dan penanaman sikap yang baik dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Ilmu parenting perlu diketahui oleh orang tua agar tak salah dalam mendidik anak. Yuk ketahui apa itu parenting, jenis-jenis dan hal-hal yang harus diperhatikan orang tua dalam mengasuh anak.

Definisi Parenting
Parenting berasal dari bahasa Inggris dari kata parent yang berarti orang tua. Parenting merupakan proses keterampilan dalam mengasuh anak.

Mengutip jurnal Universitas Muhammadiyah Malang, menurut Hasan Basuni (2019), parenting adalah sebuah proses interaksi antara orang tua dan cara orang tua dalam mengasuh anak. Pola pengasuhan orang tua bisa berpengaruh pada pendidikan anak, sehingga orang tua harus memperhatikan pola pengasuhan yang diterima anaknya, baik dalam lingkungan rumah maupun lingkungan sekolah.

Program parenting merupakan pendidikan yang diberikan kepada orang tua agar dapat mendidik serta merawat anak agar tumbuh optimal dan menjadi anak yang berkualitas baik. Dengan program ini, orang tua bisa memberikan bantuan sekaligus dukungan kepada anak secara langsung.

Jenis-jenis Parenting
Ada beberapa jenis parenting yang diterapkan orang tua kepada anaknya. Jenis parenting yang dipilih tentu akan mempengaruhi sikap anak. Berikut di antaranya:

1. Authority Parenting
Menurut E-jurnal berjudul Studi Sistematik Jenis-jenis Parenting pada Anak Serta Implikasinya Terhadap Akhlak oleh Abu Warasy Batula, authority parenting merupakan gaya mengasuh anak yang ditandai dengan tuntutan tinggi dari orang tua, namun memberikan respon perhatian yang rendah.

Baca juga : Apakah Kamu Orang yang Menarik dan Menyenangkan?

Menurut buku Penguatan Peran Orang Tua dan Sekolah untuk Masa Depan Anak di Era Milenial, orang tua memaksakan peraturan, mengharapkan kepatuhan yang ketat, jarang menjelaskan mengapa anak harus memenuhi peraturannya da biasanya mengandalkan taktik kekuasaan seperti hukuman fisik.

Jadi, dalam parenting ini, orang tua hanya memberikan perintah dna menuntut anaknya menurut, namun sangat sedikit support yang diberikan.

2. Permissive Parenting
Permissive Parenting adalah pola pengasuhan di mana orang tua memberikan tuntutan yang rendah, namun respon dan pengamatan yang tinggi. Dalam permissive parenting, orang tua lebih cenderung memberikan respon yang baik terhadap keinginan anaknya, daripada menuntut apa yang diinginkannya. Jadi, anak diberi kebebasan untuk mengatur dan menentukan keinginannya. Namun, orang tua perlu mengawasi apa yang dia lakukan.

3. Authoritative Parenting
Authoritative Parenting merupakan pola asuh dengan tuntutan dan respon yang tinggi. Parenting ini ditandai dengan sikap orang tua yang disiplin dan tanggap terhadap kebutuhan dan keinginan anak.

Baca juga : Mengenal Mental Breakdown, Masalah Psikis yang Mengganggu Kualitas Hidup?

Authoritative Parenting juga merupakan jenis pola asuh yang tegas, tapi tetap memberikan kelonggaran bagi anak dalam mengambil keputusannya. Segala pilihan dan keinginan anak dihargai oleh orang tua.

4. Neglectful Parenting
Dalam parenting ini, orang tua memberikan waktu serta biaya yang sangat minim kepada anak-anaknya. Penyebabnya adalah orang tua yang terlalu sibuk, sehingga tidak ada waktu untuk anak. Gaya pola asuh ini bisa mengubah perilaku anak menjadi kurang percaya diri hingga kurang bertanggung jawab.

5. Overprotective Parenting
Overprotective Parenting yaitu dimana orang tua mempunyai kekhawatiran yang berlebihan terhadap kehidupan anak. Orang tua dengan pola asuh ini sangat khawatir jika kebutuhan anaknya tidak terpenuhi, serta takut dan cemas akan hal yang tidak baik terjadi kepada anaknya.

Pola asuh ini membuat anak menjadi tidak bebas. Terlalu banyak larangan akan menghambat aktivitas mereka. Akibatnya, mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu bermainnya di rumah.

Dalam jangka panjang, anak ini akan lebih mudah bergantung pada orang lain, mudah cemas, kurang dewasa dan tak bisa menyelesaikan hal yang mendasar.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Mengasuh Anak
Ada hal-hal yang harus diperhatikan orang tua dalam mengasuh anak-anak. Mengutip Klinik Psikologi Rumah Sakit Grhasia Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut di antaranya:

1. Usia Anak
Pola asuh harus dinamis, sesuai dengan usia, yaitu pertumbuhan dan juga perkembangan anak. Memperlakukan anak di usia dewasa dengan sikap seperti anak kecil akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman bagi mereka.

2. Pahami Kebutuhan dan Kemampuan Anak
Setiap orang berbeda-beda, begitupun anak. Setiap anak terlahir unik, berbeda satu dengan yang lainnya. Bahkan, meskipun itu saudara kandung sekalipun. Kado, terima apa yang melekat pada diri mereka, fasilitasi kemampuan dan minatnya, kuatkan perasaannya jika ada keterbatasan yang mungkin dimiliki.

3. Orang Tua Harus Kompak
Kedua orang tua harus kompak dalam memberikan pola asuh. Saat orang tua memberikan perbedaan pola asuh, anak cenderung akan memihak atau memilih yang mereka anggap lebih menyenangkan

4. Contoh Perilaku Positif dari Orang Tua
Orang tua perlu mencontohkan perilaku positif kepada anaknya. Terkadang, orang tua meminta anak bersikap sesuai harapan mereka, misalnya, tidak boros. Maka contohkan sikap tersebut kepada anak terlebih dahulu.

Berita lainnya :

5. Komunikasi Dua Arah yang Efektif
Luangkan waktu mengobrol dengan anak. Jadilah pendengar yang baik dan berikan kesempatan anak untuk berpendapat.

6. Disiplin
Disiplin tak dapat tumbuh begitu saja. Sikap ini harus dimulai dari hal kecil dan sederhana. Dengan disiplin, anak akan belajar bertanggung jawab terhadap kebutuhan pribadinya.

7. Konsisten
Dalam pemberlakuan aturan, orang tua harus konsisten, jangan ada perbedaan. Hal ini dilakukan agar anak dapat mematuhi aturan yang dibuat dengan baik.

Itulah informasi mengenai parenting, mulai dari pengertian, jenis-jenis, hingga hal yang perlu diperhatikan. Semoga artikel ini membantumu.


Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

One thought on “Pendidikan Keluarga Ajarkan Tentang Karakter dan Penanaman Sikap Baik

  1. No.1 pendidikan agama sebagai dasar dari pendidikan karena ilmu tanpa moral/akhlak adalah sia sia

Comments are closed.

Next Post

Panji Gumilang Ditetapkan Tersangka Kasus Penistaan Agama

Jakarta, MCP – Pendiri Pesantren Pondok Pesantren Al Zaytun Panji […]

Like, Subribe, & Coment Now