Sosialita Annisa RD Ditangkap Sebagai Muncikari

Media Cyber Pendidikan Media Cyber Pendidikan
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

Pangkalpinang, MCP – Sosialita Annisa Rama Dewi (22), ditangkap dan ditetapkan tersangka di kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Annisa berperan sebagai muncikari. Begini tampangnya.

Annisa yang dikenal juga sebagai selebgram ini ditangkap di sebuah tempat karaoke pada Jumat (1/9/2023). Penangkapan itu dilakukan setelah polisi lebih dulu membongkar prostitusi di sebuah hotel di Bangka Tengah dan mengamankan dua orang.

Berdasarkan foto dilansir detik, terlihat Annisa mengenakan dress berwarna biru dan rok hitam. Sejumlah anggota polisi berada di samping wanita tersebut.

Foto lainnya juga memperlihatkan Annisa sudah berpakaian tahanan Polda Bangka Belitung berwarna oranye. Pakaian itu dikenakan usai Annisa ditetapkan sebagai tersangka muncikari.

“Sudah jadi tersangka (muncikari),” jelas Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Jojo Sutarjo dikutip detik, Minggu (3/9/2023) malam.

Baca juga : Dana Triliunan Rencana Patung Raksasa Soekarno di Bandung, di Protes Warga

Polisi menyebut yang menjadi tersangka hanya Annisa selaku muncikari. Sedangkan untuk dua korban lainnya yang diamankan di hotel berstatus saksi.

Untuk pelaku terancam dengan pasal 2 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau pasal 296 KUHP Sub Pasal 506 KUHP.

Baca juga : PBB Gelar Konsolidasi Zona II Pemenangan Pileg dan Prabowo di Pilpres 2024, Gerinda-PSI Hadir

“Selesai pemeriksaan dan ditetapkan tersangka, yang bersangkutan langsung ditahan di Polda,” tegas Jojo

Modus Prostitusi

Jojo mengatakan dalam menjalankan bisnisnya, Annisa menawarkan korban ke pria hidung belang dari tarif Rp 2-3 juta. Korban ditawarkan melalui pesan WhatsApp oleh pelaku.

“Pengakuan para korban, mereka ada yang mendapatkan Rp 1-2 juta usai melakukan kegiatan tersebut dari pelaku,” kata Jojo.

Berita lainnya :

Pelaku terancam dengan pasal 2 ayat (1) Undang-undang RI No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau pasal 296 KUHP Sub Pasal 506 KUHP.

Polisi menyita barang bukti uang tunai Rp 6 juta, 4 handphone, 1 unit mobil, serta bill hotel.


Peringkat: 5 dari 5.
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Setelah Jadi Cawapres Cak Imin Dipanggil KPK Besok

Jakarta, MCP – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan telah […]

Like, Subribe, & Coment Now